Thursday, 12 May 2011

Rangkuman Photoshop Jam 1-5

Jam 1

  • Photoshop dapat digunakan untuk beragam tujuan. Kegunaan dasar dari photoshop yaitu mengolah gambar dari foto digital
  • Cara memulai Photoshop CS4 yaitu klik Start > All programs > Adobe Photoshop CS4.
  • Antarmuka terbaru photoshop yaitu ada Tools panel, Options bar, Application bar, Tabbed window document, Beragam panel, dan Menu workspace.
  • Membuka file gambar yaitu menu File > Open atau tekan Ctrl+O
  • Untuk mode tampilan float dapat memilihnya melalui menu Window > Arrange > Float All in Windows dan untuk mode tampilan tabbed melalui menu window > Arrange > Consolidate All to Tabs
  • Untuk memperbesar tampilan dengan cara aktifkan Zoom tool dari Application bar atua dengan menekan Z pada keyboard
  • Memilih opsi Zoom in dari Option bar untuk melakukan zoom out juga dari Option bar
  • Cara praktis untuk melakukan zoom in dengan menekan tombol Ctrl + (zoom in) atau Ctrl – (zoom out)
  • Istilah untuk menggeser gambar dengan istilah pan dengan mengaktifkan Hand tool dari Application bar atau tekan H pada keyboard
  • Untuk menduplikat dengan cara klik menu Image > Duplikat
  • Umtuk mengubah ukuran gambar klik menu Image > Image Size atau tekan Alt+Ctrl+I
  • Perbedaan mengubah ukuran gambar berdasarkan Pixel Dimension dengan Document size yaitu bila Pixel Dimension menggunakan satuan pixel atau percent sedangkan dengan Document Size menggunakan satuan Inches, centimeter, dll
  • Kotak isian Resolution digunakan untuk mengubah nilai resolusi gambar bila diperlukan
  • Resample Image dapat memilih teknik pembesaran/pengecilan gambar
  • Bila ingin kembali ke pengaturan semula, tahan Alt guna mengubah tombol Cancel menjadi Reset
  • Mengubah ukuran kanvas, klik menu Image > Canvas Size atau tekan Alt+Ctrl+C
  • Canvas extension color untuk memilih warna yang digunakan sebagai pembesaran kanvas
  • Menyimpan gambar dengan klik menu file > Save atau Ctrl+S. Bila memilih format JPEG akan keluar kotak dialog JPEG, disitu untuk memilih kualitas gambar JPEG dengan maximum 12.
  • Untuk memutar gambar, klik menu Image > Image Rotation, tetapi untuk mengatur sendiri nilai rotasi gambar, pilih menu Arbitrary
  • Untuk membalik gambar secara horizontal atau vertical pilih menu Image > Image Rotation > Flip horizontal atau Flip Vertical
  • Untuk menutup dokumen dengan klik menu file > Close atau tekan Ctrl+w, sedangkan untuk menutup banyak dokumen sekaligus dengan klik menu File > Close All atau tekan Alt+Ctrl+w
  • Untuk menutup aplikasi photoshop klik menu File > Exit atau tekan Ctrl+Q
  • Untuk meng-Undo yaitu dengan Alt+Ctrl+Z. untuk menghemat memory computer, Photoshop hanya menyimpan 20 langkah terakhir sehingga anda hanya dapat mundur sebanyak 20 kali. Namun hal ini dapat diubah melalui menu Edit > Preferences > Performance
  • Untuk menampilkan panel History klik menu Window > History

Jam 2

Modifikasi Warna Dan Pencahayaan Foto

Dengan photoshop proses perbaikan warna dan pencahayaan pada foto dapat dilakukan dengan sangat mudah.

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Untuk m engoreksi warna secara otomatis, klik menu image> Auto Color atau tekan Shift+Ctrl+B. Warna gambar akan lebih seimbang.

· Bukalah sebuah gambar. Untuk memperbaiki kontras gambar secara otomatis, klik menu Image> Auto Contrast atau tekan Alt+Shift=Ctrl+L. Gambar akan lebih kontras.

Pada photoshop CS4, terdapat fitur koreksi otomatis bernama Auto Tone. Untuk melakukan koreksi tonal warna otomatis, klik menu Image> Auto Tone atau tekan Shift+Ctrl+L.

Histogram dan levels

Histogram merupakan panel grafik yang menunjukkan distribusi cahaya pada gambar.

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Klik menu Image> Adjustments> Levels atau tekan Ctrl+L untuk menampilkan kotak dialog levels.

· Menggeser slide shadows ke kanan untuk membuat area warna gelap pada gambar menjadi semakin gelap. Sedangkan ke kiri akan sebaliknya.

· Geser slider midtones ke kanan untuk mengubah warna- warna tengah
(midtones) menjadi semakin gelap. Ke kiri untuk sebaliknya.

· Bukalah sebuah gambar, atur nilai input levels: 0, 1.81, 205. Klik ok bila telah selesai.

Curves

Perintah curves menggunakan garis kurva. Perintah ini memudahkan untuk membuat garis kurva langsung pada gambar.

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Klik menu Image> Adjustments> curves atau tekan Ctrl+M untuk menampilkan dialog curves.

· Klik tombol Auto untuk m enerapkan perintah AutoCurves

· Bila hasilnya kurang bagus, atur sendiri dengan cara klik dan drag hingga mendapat pencahayaan serta kecerahan warna yang diinginkan.

· Untuk mengembalikan ke gambar semula, tahan Alt lalu klik reset.

· Klik tombol On Screen Adjustments. Dengan ini kita bias mengubah bentuk garis kurva.

· Reset kembali bila diperlukan. Cara paling gampang menggunakan Curves adalah dengan memilih salah satu preset yang telah disediakan. Dalam contoh ini, pilih Increase Contrast.

· Klik ok untuk menerapkan perintah curves.

Brightness/ Contrast

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Klik menu Image> Adjustments> Brigtness/ Contrast untuk menampilkan kotak dialog Brightness/ Contrast.

· Semakin besar nilai brightness/ contrast, maka gambar akan menjadi lebih terang/ cerah. Sedangkan bila sebaliknya, maka gambar akan gelap.

· Klik ok bila selesai.

Shadows/Highlights

Jika kita mengunakan Shadows/Highlights maka pencahayaan foto akan lebih seimbang.

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Klik menu Image> Adjustments> Shadows/ Highlights.

· Scara default, nilai shadows akan dinaikkan 50%. Anda bias menaikkan nilai Amount dari shadows hingga 100% bila diperlukan.

· Sedangkan bila nilai highlights yang dinaikkan, maka latar belakang yang terang akan menjadi gelap. Lalu klik ok.

· Bila menemukan masalah tampilkan kembali kotak dialog Shadows/Highlights. Kemudian tandai pilihan Show more option untuk menampilkan setting tersembunyi dari Shadows/Highlights.

Exposure

Praktek

· Bukalah sebuah gambar. Klik menu Image> Adjustments Exposure untuk menampilkan dialog exposure.

· Jika kita menaikkan nilai exposure maka foto akan bertambah terang. Dan jika sebaliknya maka foto akan menjadi gelap.

· Bila diperlukan kita juga dapat menyesuaikan nilai offset dan gamma correction.

· klik Ok bila selesai.

Hue/Saturation

Dengan Hue/Saturation, anda dapat memilih untuk mengubah elemen warna tertentu atau keseluruhan elemen warna pada sebuah foto.

Praktek

  • Bukalah sebuah file gambar.
  • Klik Image> Adjustment > Hue/Saturation atau tekan Ctrl+U.
  • Ubah nilai hue dengan menarik slider ke kiri atau ke kanan. Langkah ini akan mengubah semua warna pada foto bila channel yang dipilih merupakan channel master.
  • Untuk mengubah elemen warna tertentu, pilih channel yang diinginkan lalu ubah nilai Hue
  • Bila nilai saturation dinaikan maka warna pada foto menjadi semakin ‘kaya’ dan sebaliknya bila diturunkan.
  • Semakin besar nilai Lightness maka gambar akan terlihat semakin putih
  • Untuk mengubah nuansa warna pada keseluruhan foto, tandai opsi Colorize terlebih dahulu baru kemudian anda pilih warna yang diinginkan dengan slider hue dan saturation. Anda dapat memilih penyesuaian warna foto dengan kotak pilihan preset yang disediakan.
  • Pada Photoshop CS4, anda dapat menyesuaikan warna foto dengan cara klik dan drag langsung pada jendela dokumen dengan cara klik tombol editing langsung yang berada di sudut kiri bawah kotaak dialog Hue/Saturation. Klik dan drag pada jendela dokumen untuk mengubah nilai Saturation dan klik dan drag sambil menekan Ctrl. Setelah selesai, klik OK.

Color Balance

Perintah ini digunakan untuk mengubah keseimbangan warna pada sebuah foto mulai dari warma area highlight, midtones, hingga shadows.

Praktek

  • Buka sebuah file gambar lalu klik Image> Adjustmen> Color Balance atau tekan Ctrl+B. anda cukup menggeser slider menuju warna yang diinginkan. Dengan cara yang sama, anda dapat membuat warna lain lebih dominan.
  • Pada bagian Tone Balance, tentukan area warna gambar yang ingin diubah keseimbangan warnanya. Lalu klik OK untuk menerapkan perintah Color Balance.

Match Color

Dengan perintah ini, anda dapat dengan mudah menyesuaikan warna dan pencahayaan pada dua gambar yang berbeda.

Praktek

  • Buka dua buah file yang berbeda. Lalu klik Image> Adjustment> Match Color.
  • Dalam kotak dialog, pilih gambar pertama sebagai Source (gambar acuan). Pada kotak pilihan layer dibawahnya, anda dapat memilih layer yang dijadikan acuan.
  • Bila efek dari Match Color berlebihan, aktifkan opsi Neutralize dan bisa juga menaikkan nilai Fade.
  • Terdapat slider Color Intensity dengan fungsi yang mirip dengan saturation dan slider Luminance yang berfungsi untuk mengatur tingkat kecerahan gambar sewaktu penerapan Match Color. Bila sudah selesai klik OK.

Black & White

Perintah ini memiliki opsi atau pilihan lebih lanjut untuk memaksimalkan foto grayscale hasil konversi.

Praktek:

  • Buka sebuah file gambar lalu klik Image> Adjustment> Black & White atau tekan Shift+Alt+Ctrl+B.
  • Klik tombol Auto untuk mengatur opsi secara otomatis. Bila hasilnya belum memuaskan, pilih salah satu preset yang tersedia. Bila sudah selesai klik OK.

Photo Filter

Perintah ini digunakan untuk meniru efek filter pada lensa kamera.

Praktek:

  • Buka sebuah file gambar lalu klik Image> Adjustment> Photo Filter.
  • Pada kotak pilihan filter, tentukan gambar tersebut ingin terlihat hangat (warming filter) atau dingin (cooling filter). Dapat juga memilih sepia dan sebagainya.
  • Naikan density untuk memperkuat efek Photo Filter dan turunkan untuk sebaliknya. Bila warna belum ada yang sesuai, pilih dengan kotak warna color. Setelah itu klik OK.

Jam Ketiga: Koreksi Foto Secara Manual

  • Crop Tool

Berguna untuk ‘memotong’ bagian gambar yang tidak diinginkan pada sebuah foto. Tujuannya adalah untuk memperbaiki komposisi gambar agar terlihat lebih fokus.

Praktek:

1. Buka sebuah file gambar, lalu aktifkan crop tool.

2. Klik-tahan lalu tarik untuk membuat seleksi dengan menggunakan 8 control point yang tampil lalu tekan enter.

  • Healing Brush Tool

Merupakan tool untuk menghilangkan objek yang tidak seharusnya berada dalam foto.

Praktek:

1. Bukalah sebuah file gambar lalu aktifkan healing brush tool. Ukuran healing brush tool dapat diatur dari Option Bar. Perkecil nilai Hardness untuk menghaluskan pinggiran brush.\

2. Tentukan titik sampel lalu tahan alt lalu klik pada gambar.

3. Klik dan drag pada area gambar yang ingin diperbaiki.

  • Spot Healing Brush Tool

Tool ini akan secara otomatis mencari tekstur yang sesuai untuk memperbaiki gambar tersebut.

Praktek:

1. Bukalah sebuah file gambar lalu aktifkan spot healing brush tool. Setting untuk tool ini kurang lebih sama dengan healing brush tool. Pastikan anda memilih Proximity Match.

2. Klik dan drag bagian yg ingin diperbaiki.

  • Patch Tool & Red Eye Tool

Patch tool akan memperbaiki gambar dengan cara ‘menambalnya’. Sedangkan red eye tool berguna untuk menormalkan efek mata merah yang sering terdapat pada foto.

Praktek:

1. Bukalah sebuah file gambar lalu aktifkan patch tool dan perhatikan bahwa opsi source aktif.\

2. Buatlah seleksi yang akan diperbaiki lalu tarik seleksi ke bagian yang akan menambal. Secara otomatis bagian yang akan diperbaiki tertambal.

3. Aktifkan red eye tool. Pada option bar, tentukan besar presentase ukuran pupil mata yang akan diperbaiki melalui kotak Pupil Size sedangkan untuk tingkat kegelapan warna pupil setelah perbaikan diatur melalui kotak Darken Amount.

4. Klik pada pupil mata untuk memperbaiki efek mata merah pada gambar.

  • Clone Stamp Tool & Clone Source

Clone stamp tool berfungsi untuk membuat salinan dari bagian gambar yang telah ditentukan. Dapat digunakan untuk memperbaiki gambar ataupun sekedar membuat kembaran dari subjek gambar yang berada dalam foto.

PRAKTEK:

1. Buka file gambar angsa.jpg dari dalam folder jam3

2. Aktifkan clone stamp tool pastikan memilih blending mode normal, opacity: 100% dan sample: current layer

3. Tentukan titik sample dengan Alt+Klik pada gambar angsa

4. Selanjutnya tinggal klik dan drag disebelah gambar angsa untuk membuat clone dari gambar angsa. Karena opsi Aligned aktif maka dapat mengulang proses klik dan draf tanpa harus kuatir gambar clone berulang dari awal

5. Tampilkan panel clone source melalui window. Clone source atau klik icon dari collapsible panel yang tampil

6. Dalam panel clone source, anda daoat menyimpan hingga lima titik sampel titik pun akan otomatis tersimpan pada clone source yang pertama

7. Klik tombol clone source yang kedua untuk mengulangi mengambil titik sempel pada gmabra

8. Sekarang perecil nilai widith dan height sebanyak 50%

9. Selanjutnya klik dan drag pada jendela dokumen untuk membuat clone gambar angsa karena gambar diperkecil 50% maka clone gambarpun diperkecil 50%

  • Sharpen & Blur tool

Blur tool berfungsi untuk mengaburkan bagian gambar tertentu sedangkan sharpen tool berfungsi sebaliknya.

PRAKTEK

1. Buka file gambar kucingku.jpg dari folder jam3

2. Untuk mengaktifkan sharpen tool dengan cara yang sama anda juga bisa mengaktifkan blur tool

3. Anda dapat melihat setting sharpen tool yang digunakan pada option bar semakin besar nilai strength maka semakin kuat efek penajaman pixel gambar tool ini

4. Klik dan drag pada jendela dokumen menggunakan sharpen tool. Untuk menajamkan bulu-bulu kucing. Bila efek sharpen tool ini terlalu kuat, undo lalu kurangi nilai strength

5. Sekarang coba aktifkan blur tool sama sperti sharpen tool, nilai strength menentukan beberapa kuat efek pengaburan pixel gambar oleh tool ini

6. Klik dan drag bagian latar belakang kucing untuk mengaburjkan bagian gambar tersebut.

  • Dodge, Burn & Sponge Tool

Berfungsi memang saling berhubungan satu sama lain. Dodge digunakan untuk memperterang bagian tertentu pada gambar, sedangkan burn tool berfungsi sebaliknya. Sponge tool berfungsi ganda, untuk menaikan saturasi warna pada gambar atau sebaliknya

PRAKTEK

1. Buka file gambar dawn jpg dari dalam folder jam3

2. Untuk mengaktifkan dodge tool, tool lain dapat diaktifkan dengan cara yang sama

3. Pada option bar, tentukan ukurann dan Hardnesss Brush sesuai kebutuhan. Untuk Range, pilih Midtones dan Exposure: 50%

4. Gunakan dodge tool pada area gambar yang telah diberi tanda kotaj putus-putus

5. Selanjutnya aktifkan sponge tool, pastikan memilih opsi Saturate. Sama dengan exposure, semakin besar nilai Flow maka efeknya akan semakin kuat

6. Pergunakan sponge tool untuk menaikan saturasi warna pada gambar yang diberi tandan kotak. Ulangi penggunaan spone tool hingga warna gambar berbubah menjadi kuning kemerahan dan sebagian warna langit menjadi biru terang

7. Sekarang aktifkan burn tool. Setiing ini berapa option bar sama persis dengan dodge tool. Gunakan burn tool untuk menggelapkan bagian atas gambar lagit serta pada bagian gambar awan yang diberi tanda lingkaran

  • Color replacement tool

Tool ini berguna untuk menggantikan warna pada bagian tertentu dalam foto. Color replacement tool berkerja dengan mendektesi warna yang mirip atau senada, kemudian menggantinya dengan warna lain sesuai keinginan pengguna

PRAKTEK

1. Buka file gambar pintu.jpg dari dalam folder jam3

2. Aktifkan color replacement tool

3. Setiing default untuk color replacement tool. Mengubah blending mode tool berpengaruh pada efek penggantian warna pada gambar. Sedangkan limits dan tolerance menentukan sensitifitas tool ini terhadap warna yang senada. Semakin besar makan anak semakin sensitive

4. Kia akan mengganti warna pintu menjadi biru. Untuk itu ttampikan panel Swarches (klik menu> windows> swatches ) lalu piih warna biru

5. Lalu anda tinggal klik and drag pada gambar pinttu untuk memulai mengganti warna hingga selesai.

SOAL JAM KETIGA

Kali ini akan memodifikasi sebuah foto menggunakan tool-tool koreksi foto yang dibahas dalam jam ketiga ini

1. Buka gambar abib.jpg dari dalam folder jam3

2. Hilangkam dulu stempel tanggal yang berada dibawah dengan menggunakan paych tool

3. Klik and drag seleksi menuju gambar bagian lantai yang tidak ditempeli yangga

4. Tekan Ctrl+D untuk menghilangkan seleksi

5. Aktifkan Clone tool. Buat titik sempel pada bagian kepala

6. Turunkan opacity clone tool menjadi 30%. Tampilkan panel clone source perbesar nilai W dan H menjadi 200%

7. Klik dan drag pada bagian kiri gambar

8. Selanjutknya gunakan dodge tool untuk memperterang bagian tengah gambar

9. Gunaka burn tool untuk penggelapan area gambar disektirar subjek

SOAL JAM KETIGA

Pada soal ini potong gambar dengan crop tool, agar foto terlihat lebih focus, selanjutkan gunakan dodfe dan burn tool untuk memperbaiki pencahayaan gambar. Gunakan sponge tool untuk menaikan saturasi warna gambar. File gambar sibro.jpg dapat anda temukan dalam foder jam3


JAM 4: MENGENAL DAN MEMBUAT SELEKSI

Memahami seleksi

Seleksi artinya mengisolasikan area gambar yang diinginkan. Biasanya untuk tujuan pemotong gambar atau bisa juga untuk menjaga agar bagian gambar uamh tidak diseleksi, tidak terkena efek memanipulasi gambar (pengubah gambar warna, pencahayaan dan lain-lain)

Rectangular Marquee tool

Untuk membuat sekeksi berbentuk kotak atau persegi panjang.

PRAKTEK:

1. Buka file gambar dia.jpg pada folder jam4 lalu pilih rectangular marquee tool

2. Klik dan drag untuk membuat seleksi berbentuk kotak

3. Untuk mengubah ukuran atau posisinya klik menu Select> Transform Selection. Gunakan 8 control point yang tampil untuk menyesuaikan ukuran pada posisi seleksi tekan enter bila selesai

4. Untuk membalik klik menu Select> Inverse atau tekan Shift+Ctrl+I

5. Klik tombol set to default color photoshop, kini foreground color berwarna hitam sedangkan background berwarna ptih

6. Lalu tekan delete pada keyboard. Bagian yang diseleksi pun kini dihapus

7. Untuk menghilangkan seleksi ini, klik menu select> deselect atau tekan Ctrl+D

Elliptical Marquee tool

Elliptical marquee tool digunakan untuk membuat seleksi berbentuk lingkaram

PRAKTEK:

1. Buka file gambar gelembung.jpg dari dalam folder jam4 lalu aktifkan elliptical marquee tool.

2. Klik and drag untuk membuat selsksi berbentuk lingkaran gunakan perintah select> Transform Selection

3. Selesai menyelesi gelembung aktifkan kembali move tool

4. Bila anda menarik gemebung yang terseleksi, maka gambar akan tepotong

5. Undo pemotongan gambar . sambil menekan Alt pada keyboard, ulangi menarik gambar seleksi. Bila dengan benear maka gambar itu akan dibuat duplikat

6. Selama seleksi masih aktif anda dapat memindahkannya dan untuk mengubah ukuran klik menu Edit> free Transform

7. Tekan enter bila telah selesai.

Polygonal Lasso tool

Selain membuat seleksi berentuk kotak dan lingkaran, seringkali anda membutuhkan seleksi dengan bentuk yang lain dan itu gunanya polygonal lasso tool

PRAKTEK:

1. Buka file gambar roadsign.jpg dari dalam folder jam4

2. Pilih polygonal lasso tool dari tool bar. Dengan cara yang sama anda dapat mengaktifkan magnetic lasso tool

3. Akan menyeseksi papan penunjuk arah jalan yang berada di sebelah kanan gambar. Zoom in gambar agar prosesnya lebih mudah

4. Klik pada ujung papan penunjuk jalan untuk memudahkan pembuatan seleksi

5. Setelah titik pertama, anda akan melihat bahwa pointer polygonal lasso tool diikuti oleh semacam garis. Klik pada titik selanjutnya usahakan jaraknya jangan terlalu jauh agar hasil seleksi menjadi lebih detail

6. Lanjutkan membuat titik seleksi sehingga seluruh gambar papan penunjuk jalan selesai di seleksi

7. Menggunakan move tool untuk menyalin gambar yang akan diseleksi

8. Deengan seleksi masih aktif, klik menu edit> Free Transform posisikan pointer mouse sedikit jauh dari control point ketika berbentuj pointer menjadi data rotasu, klik drag untuk memutar gambar

Magnetic Lasso tool

Tool ini akan secara otomatis mendeteksi area gambar yang kontras sehingga proses seleksi menjacdi lebih mudah.

PRAKTEK:

1. Buka file gambar patung.jpg dari dalam folder jam4

2. Aktifkan magnetic Lasso control

3. Klik pada gambar untuk membuat titik awal seleksi, selanjutnya geser pointer mouse hingga kembali ke titik awal seleksi.

4. Selesai menyeseleksi gunakan burn tool untuk menggelapkan patung tersebut

5. Anda dapat menyimpan seleksi yang dibuat kembali dilain waktu klik menu select> Save Selection

6. Beru nama seleksi coba 1 dalam kotak isian name, klik ok lalu hilangkan seleksi

7. Agar seleksi yang disimpan ini dapay digunakan kembali dilain waktu dimapan file ini dalam format PSD cukup klik menu file> Save

8. Untuk memanggil kembali seleksi yang telah disimpan, klik menu select> Load Selection dan pilih coba 1 dari kotak pilihan Channel. Klik ok dan seleksi akan tampil kembali

Magic Wand Tool

Tool ini sangat efektif untuk membuat seleksi pada area gambar yang memiliki warna senada

PRAKTEK:

1. Buka file gambar Punggung.jpg dari dalam folder jam4

2. Aktifkan magic wand tool

3. Secara default setting magic wand tool pada option bar

4. Klik pada latar belakang yang berada di sebelah kanan, seleksi akan dibuat berdasarkan warna yang senada dan berkelanjutan

5. Sekarang coba matikan pilihan contigouos dari option bar dan ulangi membuat seleksi dengan magic wand tool

6. Cobalah menyeleksi bagian lain, masalahnya adalah setiap kali anda membuat seleksi baru maka seleksi aktifkan opsi Add to Selection

7. Dengan demikian maka seleksi baru yang dibuat akan ditambahkan dengan seleksi sebelumnya

8. Terdapat seleksi yang tidak pada tempatnya seleksi harus dihilangkan

9. Aktifkan polygonal lasso pastikan memiih opsi Subtrack Frim selection dari option bar

10. Gunakan polygonal lasso untuk menyeleksi area seleksi yang tidak diperlukan

11. Ulangi proses pengurangan seleksi hingga semua seleksi yang tidak dibutuhkan menghilang. Sengan seluruh latar belakang terseleksi kini anda tinggal membalik seleksi tersebut bila ingin menyeleksi subjek foto

12. Apa yang dilakukan dengan gambar subjek yang kini terseleksi? Banyak hal, salah satu contohnya adalah anda dapat menggunakan perintah Image Adjustment untuk melakukan koreksi gambar, tampat mempengaruhi bagian gambar lain pada berada diluar area seleksi

Quick Selecion tool

Cara kerjanya addalah kurang lebih sama dengan magic wand tool, menyeleksi warna yang senada. Bedanya adalah menggunakan Brush sebagai alat seleksi

PRAKTEK:

1. Buka file gambar bunga.jpg dalam folder jam4

2. Aktifkan Quick Selection tool,

3. Perhatikan secara default quick selection tool menggunakan opsi add to selection

4. Sesuaikan ukuran brush dengan kebutuhan anda, harap diingat bahwa semakin besar ukurannya maka semakin banyak area yang ditambah ke dalam seleksio

5. Untuk mengurangi seleksi, aktifkan opsi subtract from selection dari option bar. Klik and drag pada gambar bunga untuk memuat seleksi,

6. Mungkin anda telah memperhatikan dari awal, ketika membuat seleksim tombol Refine Edge yang berada pada option bar manjadi aktif,

7. Klik tombol refine edge untuk menampilkan kotak dialognya. Nama dari setiap setting telah menjelaskan fungsinya sendiri

Color Range

Prinsipnya adalah memilih warna yang diinginkan lalu sesuai nilai uzziness untuk menyeleksi sebanyak mungkin warna yang senada.

PRAKTEK:

1. Buka file gambar lidah.jpg dari dalam folder jam4

2. Rencannya anda akan mengganti warna latar belakamg yang aslinya oranye menjadi warna lain, misalnya warna biru untuk warna itu warna latar belakang tersebut perlu diseleksi terlebih dahulu

3. Klik menu Select> Color Range. Ketika kotak dialog color range aktif, pointer mouse otomatis berbuabh menjadi eye dopper tool. Klik pada oranye

4. Geser slide fuzzinnes ke kanan hingga kotak previewnya dibawahnya menunjukan siluet subjek foto

5. Klik ok

6. Seperti anda lihat terdaoat seleksi yang tidak pada tempatnya kurangi menggunakan polygonal lasso tool

7. Setelah perbaikan seleksi telan Ctrl+U. dalam kotak hue/saturation yang tampil atur agar bagian gambar yang diseleksi menajdi warna biru

8. Klik ok

Quick mask mode

Ketika anda menemukan gambar yang suit diseleksi contohnya adalah gambar kurang kontras atau warna senada antara subjek dengan latar. Teknik ini menggunakan brush untuk menandai area yang ingin diseleksi aturan yang perlu anda ingat adalah warna putih digunakan untuk menandai are ayang diseleksi warna hitam kebalikannya,

PRAKTEK:

1. Buka file gambar mainbola.jpg oada folder jam4

2. Klik tombol edit in quick mask mode atau tekan saja q

3. Klik tombol default color lalu klik tombol reverse hingga foreground color berwarna putih background berwarna hitam

4. Tekan ctrl+del maka seluruh gambar akan ditutupi warna hita,

5. Sekarang aktifkan brush tool

6. Pada option bar pilih brush soft round 45 px, mode: Normal dan aoastikan nilai Opacity serta Flow: 100%

7. Dengan menggunaan brush tool mulailah membuat seleksi

8. Karena sedikit keluar pada rambut maka balik warna background dan foreground sehingga sekarang warna firefround menjadi hitam

9. Naikan nilai hardness

10. Gunakan kembali bruh tool untuk mengapus seleksi

11. Untuk membuat seleksi naikan nilai hardness menjadi 100%

12. Untuk melihat hasil seleksi klik tombol edit in normal mode bila ingin memberbaiki seleksi klik kembali tombol edit in quick mask mode

SOAL JAM KEEMPAT

Gunakan pemahaman anda tentang tool seleksi agar dapat menyeleksi subjek gambar dalam foto tersebut dengan ra;I gunakan gambar pendekar.jpg pada folder jam4

Rangkuman Jam 5 Photoshop CS4

Analogi sebuah layer adalah lembar kertas transparan, dimana di dalamnya dapat diisi dengan teks, gambar, garis dan elemen desain lainnya, yang menggunakan sistem ‘tumpukan’.

1. Blending Mode

· Teknik “perpaduan warna” yang menentukan bagaimana tampilan sebuah layer agar “menyatu” dengan layer dibawahnya. Contohnya menyatukan jerawat ke muka yang tidak ada jerawat, sehingga muka yang semula bersih menjadi ada jerawat.

· Tampilkan panel Layers melalui men Window > Layers atau F7. Lalu aktifkan Polygonal Lasso tool untuk menyeleksi jerawat. Setelah menyeleksi tekan Ctrl+C. Paste seleksian tersebut ke dokumen satunya (muka bersih) dengan tekan Ctrl+V.

· Klik menu Edit > Free Transfrom atau Ctrl+T untuk memperkecil jerawat. Setelah itu dari palet Layers ubah Blending Mode layer jerawat menjadi Darken agar menyatu dengan kulit.

2. Layer Mask

· Fungsinya : untuk menyembunyikan isi layer. Aturanya : warna hitam untuk menyembunyikan isi layer, warna putih untuk fungsi sebaliknya, warna abu-abu untuk membuat isi layer menjadi transparan.

· Seleksi seluruh gambar 1 dengan menu Select > All atau Ctrl+A. Salin gambnar yang telat di seleksi (Ctrl+C), lalu paste pada gambar 2.

· Dengan layer 1 aktif, klik Add layer mask aktifkan Brush tool pilih jenis brush : Soft Round 200px, mode : Normal, opacity dan flow : 100% pilih warna hitam sbg foreground, lalu gunakan Brush tool untuk menampilkan isi layernya.

3. Layer style

· Funsinya : menambahkan efek bayangan(drop shadow), garis tepi(stroke), efek timbul(emboss), dan cahaya berpendar(glow) pada sebuah layer.

· Open file: klik menu file > new, atur nilai Wight:480px dan Height:640px, background:putih seleksi seluruh gambar 1 dan salin (Ctrl+A > Ctrl+C) aktifkan jendela baru lalu tekan Ctrl+V untuk menyalin dengan layer gambar hasil paste/layer 1 yg aktif, tekan Ctrl+T (Free Transfrom), lalu perkecil gambar. Tekan Enter klik Add Layer Style dan pilik Stroke, atur besar Size:10px Position:Insde Color:White aktifkan layer style Drop Shadow, atur nilai Distance:3 Spread:0 dan Size:15px klik OK gandakan layer background dengan klik layer tersebut lalu tekan Ctrl+J tambahkan layer style Pattern Overlay.

4. Layer Adjustment & Panel Adjustment

· Merupakan cara praktis dan efesien untuk melakukan koreksi pada gambar

· Open file > klik menu Window > Adjustment > Curves > pilih preset Ligter (RGB) untuk mengoreksi foto agar menjadi terang. Selesai-

No comments:

Post a Comment